[Webinar] Cara Meningkatkan Kinerja Bisnis dengan 4 Analisis Keuangan

Untuk bisa meningkatkan kinerja bisnis Anda agar lebih terukur dan terarah, maka Anda perlu melakukan analisis keuangan bisnis. Ada dua poin utama mengapa Anda harus mengontrol kesehatan bisnis Anda, yakni pertama untuk menjaga keberlangsungan bisnis Anda, dan yang kedua untuk mengukur kinerja dari kegiatan bisnis Anda. Di dalam e-course ini, Anda akan mempelajari tentang:

  1. Cara meningkatkan kinerja bisnis dengan analisis tingkat keuntungan (profitabilitas).
  2. Cara menilai kinerja bisnis dengan analisis kesehatan kas (likuiditas).
  3. Cara menilai kinerja bisnis dengan analisis manfaat hutang (solvabilitas).
  4. Cara menilai kinerja bisnis dengan analisis aktivitas.

Dengan 4 analisis keuangan tersebut, akan membuat Anda mampu mengambil keputusan bisnis berdasarkan kondisi keuangan bisnis Anda, mengukur kepentingan scale up bisnis, serta mencegah terjadinya kegagalan / kebangkrutan bisnis Anda.

Tentang Pemateri

Herdy Yulianto

Herdy Yulianto merupakan seorang praktisi akuntansi, keuangan, dan auditor yang sangat berpengalaman di bidangnya selama lebih dari 20 tahun. Karir beliau berawal pada tahun 1996, dengan bergabung menjadi auditor di Kantor Akuntan Publik. Tahun 2000, beliau berpindah jabatan sebagai senior accountant di salah satu perusahaan PMA yaitu PT Cadbury Indonesia. Dan di tahun 2004, beliau bergabung bersama PT. Eigerindo MPI di mana perusahaan ini merupakan perusahaan lokal Bandung berskala home industri yang sekarang sudah berubah menjadi perusahaan besar level multinasional. Hingga pada akhirnya, tahun 2019, beliau menjabat sebagai CFO PT Reksa Finansial Tertata.

Durasi Materi

3 Jam (4 Video)

Webinar (Recorded)

SALE Rp1,518,000.00 Rp607,200.00
1 month of access

Cara meningkatkan kinerja bisnis dengan analisis tingkat keuntungan (profitabilitas)

Cara menilai kinerja bisnis dengan analisis kesehatan kas (likuiditas)

Cara menilai kinerja bisnis dengan analisis manfaat hutang (solvabilitas)

Cara menilai kinerja bisnis dengan analisis aktivitas